MUSTIKALAND.CO.ID - Pernah merasakan sulitnya mendapatkan ikan saat memancing? Belakangan memancing di kolam pemancingan menjadi aktivitas yang banyak dilakukan masyarakat untuk sekedar menyalurkan hobi. Biasanya pemancing akan memberikan sejumlah uang kepada pengelola. Meski sebatas hiburan, jika tidak mendapatkan ikan, niat menghilangkan stres dengan memancing justru dapat membuat Anda stres. Memancing di kolam pemancingan tentu mempunyai cara tersendiri. Bagi Anda yang gemar memancing, pastikan Anda mengetahui teknik dan cara memancing di kolam ikan supaya hobi berbayar Anda tidak sia-sia.

Pilih Reel dan Joran 

Pilih Reel dan Joran

Teknik atau cara memancing di kolam pemancingan yang perlu Anda perhatikan pertama adalah perhatikan pemilihan reel dan joran yang tepat. Sebagai penggulung dan penampung senar, reel dan joran mempunyai peran cukup besar dalam proses memancing. Jika Anda ingin mendapatkan hasil ikan yang maksimal, pilihlah komponen reel dan joran yang memiliki kekuatan sedang dengan panjang 2 meter. Spesifikasi seperti biasanya digunakan untuk jenis tangkapan ikan yang tidak terlalu besar. Namun, jika Anda memiliki postur tubuh yang tinggi, maka pilihlah ukuran joran yang lebih panjang dari tubuh Anda. 

Hal ini supaya Anda merasa nyaman saat menarik reel. Dalam prakteknya, penggunaan reel ini cukup mudah, Anda hanya perlu membuka bail arm atau tempat untuk mengarahkan senar kemudian lempar umpan sesuai target yang dituju. Selanjutnya tutup kembali bail arm tersebut dan seterusnya sesuai dengan teknik yang digunakan. Mengingat Anda hanya memancing di kolam pemancingan, jadi Anda tidak perlu menggunakan reel dengan spesifikasi tinggi, seperti Reel BaitCasting dan Reel Trolling. Selain tidak begitu dibutuhkan, reel dengan spesifikasi dan kemampuan tinggi tersebut juga cukup sulit digunakan karena membutuhkan latihan dan pengalaman. 

Gunakan Senar Pancing yang Baik

Gunakan Senar Pancing yang Baik

Selian reel dan joran, faktor lain yang turut menentukan keberhasilan saat memancing adalah pemilihan senar pancing yang tepat. Bahkan dalam beberapa teknik memancing, komponen ini dirakit sedemikian rupa supaya senar pancing tidak lecet saat keluar masuk spool atau ketika mendaratkan ikan. Pemilihan senar yang tepat memang masih menjadi perdebatan di kalangan mancing mania. Terlebih tidak adanya aturan atau petunjuk baku yang mengatur terkait hal ini. 

Namun, pedoman terbaik dalam menentukan senar pancing yaitu kembali kepada kebutuhan Anda. Anda bisa menggunakan prinsip penyesuaian terhadap piranti yang lain. Misalnya jika Anda menggunakan reel dan joran dengan kualitas yang cukup baik, maka sesuaikan jenis senar dengan kualitas yang sama. Sesuaikan pula senar pancing dengan besaran bobot ikan yang akan menjadi target Anda. Dengan prinsip tersebut setidaknya proses memancing Anda akan lebih aman. Umumnya, senar pancing yang banyak digunakan berjenis monofilament dengan bobot 2,7 hingga 5,4 kilogram dan panjang 2 meter. Jika ukuran ini sesuai dengan kebutuhan Anda, 

Pilih Umpan yang Sesuai

Pilih Umpan yang Sesuai

Umpan juga menjadi penentu keberhasilan saat memancing di kolam pancing. Salah satu hal yang harus Anda perhatikan dalam memilih umpan adalah sesuaikan dengan jenis ikan yang menjadi target Anda. Karena masing-masing ikan memiliki jenis makanannya sendiri. Umumnya jenis umpan yang digunakan di kolam pemancingan yaitu jangkrik, cacing, roti dan bakwan. Namun jika Anda tidak terbiasa menggunakan umpan hidup, Anda bisa menggantinya dengan umpan tabur yang dibuat lembek. Sebagian besar kolam pemancingan menyediakan umpan seperti ini. Anda penasaran seperti apa bentuknya, Anda bisa mencoba membelinya di kolam pemancingan terdekat di sekitar rumah Anda.

Gunakan Pelampung Pancing

Gunakan Pelampung Pancing

Berbeda dengan memancing di tengah lautan yang tidak memerlukan pelampung pancing, memancing di kolam pemancingan yang airnya cenderung tenang sangat membutuhkan pelampung atau kumbul. Dengan adanya pelampung umpan Anda tidak akan tenggelam atau turun ke dasar kolam. Selain itu, pelampung juga mempunyai fungsi lain yakni sebagai indikator atau pemberi sinyal bahwa umpan Anda tengah dinikmati ikan. 

Ada banyak jenis pelampung di pasaran, mulai dari timah, kayu, gabus, fiber, plastik dan masih banyak lagi. Bentuk pelampung pun beraneka ragam, ada yang panjang, bulat, oval, gasing, dll. Dari sekian banyak jenis dan bentuk yang ada, sebaiknya pilihlah pelampung yang sesuai dengan lokasi Anda memancing. Jika Anda memancing di sungai berarus deras, pilihlah kumbul yang memiliki bentuk gemuk di pangkal, jangan lupa beri pemberat dari timah supaya umpan Anda tidak terbawa arus. Sebaliknya, jika Anda memancing di air tenang seperti kolam atau danau, pilihlah kumbul dengan bentuk silindris pendek.

Rekatkan Umpan pada Kail

Rekatkan Umpan pada Kail

Ketika Anda akan memasang umpan, pastiak umpan tersebut benar-benar menempel pada kail. Jangan sampai umpan Anda lepas saat Anda baru saja melempar senar. Bila Anda menggunakan umpan menggunakan binatang hidup, seperti cacing, tusuk ujung tubuh cacing kemudian lingkaran sebanyak 2 sampai 3 kali ke kail. Meski sedikit menjijikan dengan begini umpan Anda tidak akan lepas, terlebih saat Anda menghentaknya ketika di makan ikan. 

Tarik dan Hentakkan Joran

Tarik dan Hentakkan Joran

Ketika pelampung memberi sinyal umpan tengah dimakan, jangan buru-buru menarik joran. Tunggu beberapa saat sampai pelampung sedikit masuk ke dalam air kemudian hentakan joran dan gulung reel. Menentukan apakah umpan kita dimakan ikan atau tidak memang cukup sulit, namun setidaknya hentakan tersebut berpotensi mengenai mulut ikan yang menyambar umpan Anda.

Sabar

Sabar

Tips berikut ini terbilang cukup simpel, kendati sepele, nyatanya masih banyak orang yang gagal mengikuti tips ini. Meski ada yang mengatakan bahwa memancing bukanlah soal kesabaran melainkan keterampilan. Faktanya tidak sedikit orang yang gagal mendapatkan ikan saat memancing karena tidak sabar. Padahal inti dari memancing adalah kesabaran, sabar dimulai ketika Anda melempar kail ke kolam pancing hingga umpan Anda disambar ikan. 

Ingatlah bahwa kegiatan memancing Anda di kolam pemancingan hanya sekedar hobi untuk melepas penat. Anda bukan nelayan yang dituntut untuk mendapatkan hasil maksimal dalam sekali melaut. Tetaplah fokus menunggu pelampung Anda memberi sinyal dengan sesekali berikan hentakan dan tarikan pada pancing

Demikianlah sedikit tips memancing di kolam pemancingan yang semoga bermanfaat. Meraih keberhasilan memang membutuhkan perjuangan, pun begitu dengan memancing yang juga membutuhkan perjuangan dan kesabaran.

Dewasa ini sering kita saksikan sebagian masyarakat banyak yang menghabiskan waktunya untuk memancing. Hal ini tentu tidak lepas dari menjamurnya bisnis kolam pemancingan yang muncul di sejumlah daerah. Mereka rela duduk berjam-jam di pinggir kolam pemancingan untuk mendapat ikan. Bagi Anda yang ingin menyalurkan hobi memancing, Anda bisa memanfaatkan fasilitas danau yang ada di Mustika Park Place. Lokasinya yang tidak jauh dari hunian akan memudahkan Anda melakukan aktivitas ini kapan saja. Tak sekedar memancing, di kawasan ini Anda juga bebas melakukan kegiatan olahraga lain seperti jogging dan bersepeda.

Mari kunjungi proyek kami:

Mustika Park Place
Jl. Burangkeng, Kec. Setu, Bekasi, Jawa Barat 17320

Selain itu, Anda juga bisa menghubungi nomor 0812-8006-5200 atau email ke care@mustikaland.com.