MUSTIKALAND.CO.ID - Di era kemajuan teknologi seperti sekarang, hampir semua alat rumah tangga memerlukan listrik sebagai sumber daya. Hasilnya, tagihan listrik pun setiap tahun naik secara signifikan. Lantas, adakah tips cara menghemat listrik di rumah yang bisa dilakukan?


Menghemat listrik sebenarnya bisa dilakukan dalam banyak hal, salah satunya yakni mengatur pola kebiasaan. Berikut ini merupakan beberapa contoh cara menghemat konsumsi listrik di rumah yang bisa Anda lakukan.


Ada banyak cara untuk menghemat listrik di rumah. Akan tetapi, manakah yang paling efektif dan berdampak signifikan? Berikut ini merupakan beberapa tips cara menghemat listrik secara efektif dan efisien yang bisa Anda terapkan.

Mencabut Kabel Alat Elektronik yang Tidak Dipakai

Tips cara menghemat listrik pertama adalah mencabut kabel peralatan elektronik yang tidak sedang digunakan. Cara ini relatif ampuh karena mampu meminimalisir potensi listrik yang terbuang.


Dalam beberapa kasus, kabel yang sudah lama tidak dicabut dari stop kontak juga berpotensi besar menyebabkan terjadinya arus pendek. Jika Anda lalai dan tidak hati-hati ancaman kebakaran pun tidak bisa dielakkan.


Maka dari itu, biasakan untuk mencabut kabel dari stop kontak ketika tidak digunakan, apapun jenis peralatannya. Mulai dari perangkat komputer, penanak nasi, kipas, ataupun charger smartphone.


Baca Juga: Korsleting Listrik: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Matikan Lampu Saat Siang Hari

Beberapa orang memiliki kebiasaan untuk menyalakan lampu meskipun dalam kondisi siang hari. Hal ini tentu saja perlu Anda hindari jika tidak ingin tagihan listrik menjadi semakin besar.


Secara statistik, konsumsi daya lampu rumah tangga memang tidak terlalu signifikan, namun jika dilakukan secara berulang pastinya juga tidak baik untuk masa pakai lampu maupun jumlah biaya listrik yang harus dibayarkan.


Adapun jika kondisi ruangan dirasa terlalu gelap, Anda bisa mengatur ulang sistem pencahayaan natural, bisa dengan cara membuat ventilasi atau jendela baru, hingga mengganti beberapa bagian atap dengan kaca atau bahan tembus pandang.

Gunakan Perangkat Elektronik Hemat Energi

Beralih menggunakan perangkat elektronik hemat energi bisa menjadi salah satu cara menghemat listrik yang efektif dan efisien. Sebagai informasi, beberapa perusahaan saat ini sudah mulai menghadirkan produk-produk rumah tangga dengan daya listrik rendah.


Anda bisa mulai dengan mengganti seluruh sistem penerangan rumah memakai teknologi LED. Selain itu, gunakan juga kulkas, mesin cuci, AC, dan penanak nasi berteknologi inverter yang terbukti mampu memangkas konsumsi listrik beberapa kali lipat.


Beberapa peralatan elektronik berdaya listrik rendah tersebut memang dibanderol dengan harga yang lebih mahal. Akan tetapi, jika dihitung dari jangka pemakaian serta biaya operasionalnya maka tingkat perbedaannya tidaklah terlalu signifikan. Contohnya penggunaan lampu LED yang lebih awet serta cahayanya jauh lebih terang dibandingkan lampu bohlam.


Baca Juga: Smart Home: Pengertian, Konsep, Contoh dan Cara Membuatnya

Hindari Terlalu Sering Buka-Tutup Kulkas

Ada satu kebiasaan unik yang hampir dilakukan oleh anak-anak di seluruh dunia, aktivitas tersebut yakni berdiri di depan kulkas dengan kondisi pintu terbuka. Tidak bisa dipungkiri, selain anak-anak orang dewasa pun terkadang juga masih melakukan kebiasaan ini karena bingung memilih makanan di dalam kulkas.


Nah, mulai sekarang coba Anda hindari kebiasaan buka-tutup pintu kulkas terlalu sering ya! Karena hal ini akan menyebabkan udara panas dari luar masuk sehingga suhu kulkas semakin naik. 

Tidak Boros Air

Tidak bisa dipungkiri, mesin pompa air adalah salah satu peralatan elektronik yang membutuhkan daya listrik besar. Terutama jika Anda menggunakan ukuran tandon kecil yang cepat habis, sehingga mengharuskan mesin bekerja lebih sering.


Untuk ukuran rumah tangga, kebutuhan air sendiri relatif tidak terlalu besar. Asalkan Anda tidak setiap hari mencuci baju atau kendaraan. Langkah hemat air selanjutnya bisa dilakukan dengan menyediakan bak-bak tandon air untuk mencukupi kebutuhan memasak maupun sanitasi.

Memaksimalkan Ventilasi dan Pencahayaan Ruangan

Dalam beberapa kondisi tips cara menghemat listrik yang satu ini mungkin tidak bisa dijalankan. Pasalnya, untuk memaksimalkan sirkulasi udara dan sistem pencahayaan alami dibutuhkan rancangan desain rumah sejak dalam masa pembangunan.


Kendati demikian, Anda tetap bisa menyiasati hal ini dengan cara membuka jendela dan pintu setiap pagi atau siang hari sehingga cahaya matahari dan udara luar bisa masuk kedalam rumah. Efeknya tentu bisa menghemat penggunaan kipas angin atau Air Conditioner (AC) karena suhu ruangan lebih sejuk.

Rajin Membersihkan Freezer

Tahukah Anda jika freezer butuh energi lebih banyak ketika ada es batu di dalamnya? Kulkas akan bekerja ekstra untuk menjaga agar es tidak mencair sehingga perlu dukungan lebih banyak sumber daya.


Oleh sebab itu, jika kulkas Anda memiliki bunga es yang cukup tebal sebaiknya segera dibersihkan agar konsumsi dayanya lebih awet. Tindakan ini bisa dilakukan per bulan atau tergantung intensitas penggunaan kulkas sendiri.

Matikan Lampu Saat Tidur

Cara menghemat listrik sebenarnya bisa dilakukan dari hal-hal kecil. Contohnya mematikan lampu ketika sedang tidur. Tidak harus semua lampu rumah dimatikan, Anda bisa mulai dengan ruangan yang tidak digunakan, misalnya seperti ruang tamu, kamar tidur, garasi, atau dapur.


Selain bertujuan untuk menghemat tagihan, tidur dalam kondisi gelap juga terbukti mampu membuat tubuh lebih rileks sehingga kualitas tidur lebih optimal. Di sisi lain, Anda juga bisa menghindari kebiasaan menonton TV hingga tertidur, menyalakan kipas dan AC hingga mengisi gadget semalaman. 

Beralih ke Listrik Prabayar

Alih-alih bergantung pada tagihan listrik bulanan yang tidak terkontrol, Anda bisa beralih menggunakan sistem tagihan prabayar (token). Penggunaan listrik dengan sistem token pulsa memungkinkan Anda untuk menentukan limit tagihan dan menekan biaya listrik.


Bagi sebagian orang, cara ini dianggap cukup efektif karena ketika token sudah habis maka otomatis aliran listrik di rumah akan padam. Nah, ketika budget listrik bulanan dirasa sudah hampir mencapai batas maksimal, Anda akan memiliki dua pilihan, yakni melakukan penghematan listrik atau menambah budget untuk membeli token lebih dari yang sudah dianggarkan.


Dengan beralih ke listrik prabayar Anda juga bisa mencatat rata-rata kebutuhan harian, serta meninjau ulang pemakaian listrik agar tidak terlalu banyak melakukan pemborosan. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mencoba?


Baca Juga: Instalasi Listrik: Syarat, Manfaat, Komponen, & Jenisnya

Memanfaatkan Energi Terbarukan

Walaupun cara ini tidak bisa dilakukan secara instan, tapi tetap bisa menjadi solusi untuk menekan jumlah tagihan listrik rumah Anda setiap bulan. Di Indonesia sendiri metode ini memang belum terlalu populer mengingat biaya pengadaan infrastrukturnya yang masih terlalu besar.


Namun, cara ini sangat efektif dilakukan sebagai investasi jangka panjang. Terutama bagi Anda yang memang memiliki perhatian khusus dalam isu pemanasan global serta pemanfaatan energi hijau terbarukan. 


Demikianlah pembahasan terkait 10 cara menghemat listrik dalam kehidupan sehari-hari. Agar hasilnya lebih maksimal, Anda bisa menjalankan beberapa tips di atas secara bersamaan. Jumlah tagihan listrik besar sendiri merupakan dampak dari kebiasaan buruk yang terus dilakukan secara berulang. Alhasil, jangan kaget jika hal ini sangat sulit dilakukan pada saat awal-awal Anda memulainya.

Mari kunjungi proyek kami:

Mustika Village Sukamulya
Desa, Sukamulya, Kec. Sukatani, Bekasi, Jawa Barat 17630

Mustika Village Karawang
Lemahmulya, Kec. Majalaya, Kab. Karawang, Jawa Barat 41371

Mustika Park Place
Jl. Burangkeng, Kec. Setu, Bekasi, Jawa Barat 17320

Selain itu, Anda juga bisa menghubungi nomor 0812-8006-5200 atau email ke [email protected].