MUSTIKALAND.CO.ID - Selain investasi emas, investasi tanah dan rumah juga dinilai sebagai salah satu instrumen investasi jangka panjang yang menjanjikan. Pernyataan tersebut dapat dibenarkan mengingat target pasarnya cenderung stabil. 

Apalagi, dari tahun ke tahun harga properti juga semakin meroket. Oleh karena itu, banyak yang rela menggelontorkan dana yang besar untuk mulai berinvestasi properti. Nah, jika Anda tertarik dan mulai mempertimbangkan untuk investasi rumah, berikut adalah beberapa tips dan cara investasi rumah yang harus Anda ketahui.

Keuntungan Investasi Rumah

Mengapa investasi rumah? Apa alasan pentingnya investasi properti? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu cukup lumrah dilontarkan oleh orang yang belum mengetahui keuntungan yang mungkin didapatkan ketika memilih menginvestasikan hartanya dalam bentuk properti. Berbagai keuntungan bisa didapatkan dari investasi rumah, apa saja?

  1. Nilai Jual dan Permintaan Pasar yang Stabil

Banyak yang menilai investasi dalam bentuk properti, seperti rumah atau tanah akan memberikan keuntungan yang menjanjikan. Hal itu dikarenakan harga rumah cenderung stabil karena tidak terpengaruh oleh inflasi. Artinya, meskipun nilai mata uang sedang turun, nilai jual rumah yang Anda miliki tidak akan ikut turun atau bisa saja jadi lebih tinggi.

Nilai jual rumah di Indonesia memang sangat menjanjikan dan bisa dijadikan sebagai lahan basah investasi. Penduduk Indonesia yang banyak membuat permintaan akan tempat tinggal pun otomatis meningkat. Tidak heran, nilai jual properti selalu naik tiap tahun.

Baca Juga: 5 Tips Investasi Properti bagi Pemula, Mudah Diterapkan

  1. Bisa dijadikan Investasi Jangka Panjang

Investasi rumah bisa dijadikan investasi jangka panjang karena nilai jualnya tidak akan menyusut, bahkan cenderung naik hingga 15% setiap tahun. Dengan kata lain, Anda bisa menjual rumah dalam beberapa tahun ke depan dengan harga jual yang naik berkali-kali lipat dibandingkan dengan harga beli. Bisa dibayangkan berapa banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan.

  1. Berwujud Fisik

Rumah adalah harta yang berwujud fisik, sehingga bisa Anda manfaatkan secara langsung. Misalnya Anda bisa menggunakannya untuk membangun bisnis baru, lumrahnya seperti kafe atau rumah makan. Selain itu, Anda juga berpotensi mendapatkan passive income jika properti yang Anda beli dijadikan kos-kosan atau homestay.

Risiko Investasi Rumah

Sebelum mulai terjun ke investasi rumah, sebaiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Salah satunya adalah mempertimbangkan risiko investasi rumah. Meski investasi rumah dinilai sangat menggiurkan, tetap saja memiliki risiko yang cukup besar jika tidak dikelola dengan baik. Inilah risiko yang mungkin didapat ketika memilih investasi rumah:

  1. Harus Mengeluarkan Biaya Perawatan

Jika mempunyai rumah yang tidak ditempati dan hanya dijadikan sebagai investasi semata tentu ada risiko properti yang rusak karena tidak dihuni. Untuk memperbaiki properti yang rusak juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan dana yang cukup besar untuk beban perawatan.

  1. Harta yang Tidak Bersifat Likuid

Meski rumah memiliki nilai jual yang tinggi, tetapi investasi ini tidak memiliki likuiditas. Investasi yang memiliki likuiditas tinggi adalah investasi yang mudah ditukarkan atau dijual. Investasi rumah memang cenderung tidak likuid dibandingkan investasi lainnya seperti emas dan reksadana, karena waktu beli yang cenderung lama.

  1. Debt Gearing

Arti dari debt gearing ialah selisih antara utang karena investasi properti dan ekuitas (nilai properti) dengan investasi itu sendiri. Perbandingan antara utang terhadap ekuitas dilihat dari harga beli properti dengan jumlah utang untuk membeli properti. Jika perbedaan jumlah utang dan nilai properti semakin tinggi, risiko yang didapat semakin rendah. KPR bisa dijadikan solusi untuk mengatasi risiko debt gearing.

Baca Juga: Panduan Membeli Rumah DP 0 Rupiah

Tips Investasi Rumah

Simaklah beberapa tips yang akan dijabarkan di bawah ini supaya investasi yang Anda lakukan berujung pada keuntungan.  

  1. Melakukan Riset Properti

Tips pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan riset tentang properti yang akan dibeli. Kumpulkan sebanyak-banyaknya informasi yang diperlukan agar Anda tidak mengalami kerugian di kemudian hari. Anda harus memahami model serta lokasi rumah yang banyak diminati pasar. Anda juga harus memahami pengurusan sertifikat tanah, perizinan, dan legalisirnya.

  1. Tanamkan Mindset Rumah adalah Investasi

Bila Anda yakin untuk terjun ke investasi rumah, Anda harus menanamkan mindset rumah dijadikan sebagai bagian dari investasi. Jadi, Anda harus terus memutar otak untuk memikirkan berbagai cara agar mendapatkan keuntungan dari rumah yang telah Anda beli.

  1. Mempelajari Capital Gain

Pengertian capital gain adalah keuntungan yang bisa Anda dapatkan saat melakukan investasi. Selisih harga jual yang lebih tinggi membuat investor akan menerima keuntungan. Dengan begitu, Anda bisa mendapat capital gain setiap bulan apabila Anda menyewakan rumah yang telah dibeli.

Baca Juga: Fasilitas Perumahan Cluster Modern yang Super Nyaman

  1. Pahami Fase Nilai Jual Properti

Anda harus memperhatikan dan berhati-hati dalam menjual properti. Pahami lebih dulu fase nilai jual properti yang tepat. Walau harga yang didapatkan terbilang naik, Anda harus menghindari penurunan nilai properti di waktu-waktu tertentu. Maka dari itu, Anda harus menjual investasi properti pada waktu yang tepat agar tidak mengalami kerugian.

  1.  Jadilah Selektif

Jika ingin menginvestasikan harta di properti, tidak boleh sembarang dalam memilih rumah hanya karena tergiur dengan rumah murah yang sedang dijual. Anda harus cari tahu dulu apakah rumah itu ada di kawasan rawan banjir atau tidak ataukah rumah itu jauh dari jalan raya dan pusat perkantoran. Tentu letak rumah sangat mempengaruhi nilai jualnya. Oleh karena itu, Anda harus selektif sebelum membeli properti supaya tidak merugi di kemudian hari.

Cara Investasi Rumah

Setelah mempertimbangkan antara keuntungan dengan risiko yang bisa didapatkan ketika melakukan investasi rumah dan sudah membaca tips-tips investasi rumah, berikut akan disebutkan cara investasi properti untuk pemula.

  1. Memanfaatkan jasa agen properti

  2. Menyiapkan dana

  3. Pilih untuk investasi rumah dengan KPR

  4. Pertimbangkan jumlah uang muka dan cicilan yang sanggup Anda bayar

  5. Selektif dalam membeli rumah dan usahakan pilih rumah di lokasi yang strategis

Baca Juga: 5 Tips Investasi Properti bagi Pemula, Mudah Diterapkan

Itulah cara investasi properti untuk pemula. Cara-cara yang sudah disebutkan di atas akan membantu Anda yang mulai tertarik untuk berinvestasi properti. Mustika Village Sukamulya sangat cocok dijadikan rumah untuk berinvestasi. Dengan DP mulai 2 juta dan cicilan KPR yang hanya 1 juta-an, tidak akan memberatkan Anda yang baru saja terjun di investasi rumah.

Mari kunjungi proyek kami:

Mustika Village Sukamulya
Desa, Sukamulya, Kec. Sukatani, Bekasi, Jawa Barat 17630

Selain itu, Anda juga bisa menghubungi nomor 0812-8006-5200 atau email ke care@mustikaland.com.